Hukum Suntikan Imunisasi

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apakah hukum berubat dengan imunisasi sebelum ditimpa apa-apa penyakit?

Jawapan:
La ba’sa (tiada masalah) berubat dengan cara seperti itu jika dikhuatiri ditimpa penyakit kerana adanya wabak atau sebab-sebab lainnya. Dan tidak masalah menggunakan ubat untuk menolak atau menghindari wabak yang dikhuatiri akan merebak. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam hadits shahih.

“Ertinya : Barangsiapa makan tujuh butir kurma Madinah pada pagi hari, dia tidak akan terkena pengaruh buruk sihir atau racun”

Ini termasuk tindakan mencegah penyakit sebelum terjadi. Demikian juga jika dikhuatiri timbulnya suatu penyakit dan dilakukan imunisasi untuk melawan penyakit yang muncul di suatu tempat atau di mana saja, maka hal itu tidak masalah, kerana hal itu termasuk tindakan pencegahan. Sebagaimana penyakit yang datang diubati, demikian juga penyakit yang dikhuatiri kemunculannya.

Tetapi tidak boleh menggunakan tangkal-tangkal untuk menghindari penyakit, jin atau pengaruh mata yang jahat. Ini kerana Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam melarang daripada perbuatan itu. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah menjelaskan itu termasuk syirik kecil. Kewajipan kita harus menghindarinya.

(Fatawa Syaikh Abdullah bin Baz. Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 03/Tahun X/1427/2006M. Dikutip dari kitab Al-Fatawa Al-Muta’alliqah bi Ath-Thibbi wa Ahkami Al-Mardha, hal. 203. DArul Muayyad, Riyadh)

Sumber: http://soaljawab.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: